1. Bioskop Bantal (The Blanket Fort)
Ingat masa kecil saat kita suka bikin tenda-tendaan dari selimut? Yuk, buat versi dewasanya. Tumpuk bantal di depan TV, pasang selimut, dan matikan lampu utama. Nyalakan lampu tidur yang remang. Menonton film favorit sambil berpelukan di “benteng” buatan sendiri terasa jauh lebih romantis daripada kursi bioskop manapun.
2. Piknik Karpet Ruang Tengah
Siapa bilang piknik harus di taman? Geser meja kopi, gelar kain piknik di karpet ruang tengah. Siapkan makanan-makanan jari (finger foods). Suasana yang kasual ini biasanya membuat obrolan mengalir lebih santai. Tanpa formalitas, kita jadi lebih jujur satu sama lain.
3. ‘Trip Down Memory Lane’ (Sesi Foto Lama)
Coba bongkar galeri HP atau album fisik kalian. Lihat kembali foto kencan pertama, foto liburan yang konyol, atau foto masa kecil masing-masing. Bernostalgia adalah cara ampuh untuk mengingatkan kembali kenapa kalian saling jatuh cinta. “Ingat nggak waktu kita kehujanan di sini?” Kalimat itu sederhana, tapi mengikat hati.
4. Masak Makan Malam Bersama (Bukan Untuk Dinilai)
Pilih satu menu sederhana, misal pasta atau nasi goreng, lalu masak berdua. Bukan soal rasanya harus sekelas restoran bintang lima, tapi soal kerjasamanya. Momen tertawa saat bawang gosong atau berebut mencicipi saus, itulah bumbu romansa yang sebenarnya.
5. Deep Talk ditemani Rasa Nostalgia
Ini favorit saya. Setelah semua aktivitas selesai, duduklah berdua di teras atau sofa. Matikan TV, simpan HP. Bicara dari hati ke hati.
Untuk momen ini, kamu butuh teman yang pas. Sesuatu yang renyah tapi rasanya akrab. Saya merekomendasikan Eat Tempe Mie Goreng.
Kenapa? Karena rasa mie goreng adalah rasa sejuta umat yang selalu membawa kehangatan. Membuka sebungkus Eatenak Mie Goreng dan memakannya berdua—saling suap atau berebut remah terakhir—menciptakan suasana yang playful tapi nyaman.
Rasanya gurih, homey, dan tidak “mengintimidasi”. Sangat pas untuk menutup malam yang panjang.